12 PESEPAKBOLA ARSENAL TERBURUK SEPANJANG MASA

Arsenal_FC.svgArsenal adalah salah satu klub sepakbola yang mempunyai silsilah dan sejarah luar biasa. Mereka didirikan pada tahun 1886 sebagai ‘Dial Square’, lalu berganti nama menjadi ‘Royal Arsenal’, lalu diganti lagi menjadi ‘Woolwich Arsenal’ dan akhirnya ditetapkan namanya menjadi ‘Arsenal’.

Tahun demi tahun berlalu, Arsenal telah menjelma menjadi salah satu kekuatan nyata dalam permainan sepakbola Inggris. Sampai saat ini, Arsenal belum pernah terdegradasi dan mereka pun berdiri sebagai tim paling sukses ketiga di tanah Inggris, dibelakang Liverpool dan Manchester United. Arsenal telah mengoleksi kemenangan 13 gelar Liga Premier dan 12 Piala FA.

Dan tentu saja, keberhasilan dan prestasi Arsenal selama ini adalah bukti dari kualitas pemain yang telah menghiasi klub selama kurang lebih 129 tahun. Dengan nama-nama pemainnya seperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp dan Tony Adams, mereka adalah legenda nyata dari sepakbola yang menjejakkan kakinya ke Highbury dan Emirates Stadiun.

Selama ini kita tahu bahwa Arsene Wenger adalah sosok pelatih yang cendikiawan dalam memilah, membeli dan menempatkan posisi pemain dengan tepat. Namun apakah anda tahu jikalau klub sebesar Arsenal dan pelatih sejenius Wenger pernah melakukan ‘blunder’ saat mendatangkan pemainnya ke stadion Highbury atau Emirates? Berikut ini adalah 12 pesepakbola Arsenal terburuk sepanjang masa, diantaranya adalah:

  1. Pascal Cygan


Banyak orang yang berpendapat jikalau Cygan adalah pemain terburuk dalam sejarah Arsenal. Cygan dikenal sebagai bek yang kerap melakukan kesalahan di Liga Premier. Ketika pesepakbola Prancis ini diturunkan ke lapangan, para fans Arsenal meneriakinya dengan “Botak dan terlihat menyebalkan itulah Pascal Cygan”. Dia menghabiskan waktu 4 tahun bersama The Gunners dan bermain sebanyak 63 pertandingan.

  1. Pal Lydersen
Football - Stock Season 95/96 Mandatory Credit:Action Images Scott Marshall - Arsenal
Football – Stock Season 95/96
Mandatory Credit:Action Images
Scott Marshall – Arsenal

Ia dikenal di mata fans Arsenal sebagai salah satu bek pembawa bencana, Pal Lydersen tiba di Highbury sebagai pesepakbola Norwegia yang bertugas untuk menggantikan posisi Lee Dixon dan Nigel Winterburn. Namun peformanya diatas lapangan tidak sebagus yang diharapkan Wenger sehingga ia hanya tampil di 16 pertandingan selama mengenakan kostum Arsenal. Ia pun menghuni Arsenal selama 3 tahun dan dijual ke klub Norwegia, IK Start.

  1. Francis Jeffers


Saat berumur 20 tahun, Francis Jeffers tampil mengesankan selama berseragam Everton dan hal itulah yang membuat Arsene Wenger tertarik untuk mendatangkannya ke Highbury dengan nilai US$ 15 juta. Sayangnya apa yang diharapkan Wenger berbeda jauh dari kenyataan yang diberikan Jeffers. Selama 3 tahun membela Arsenal, ia bermain selama 22 pertandingan dan hanya membukukan 4 gol. Akhirnya Jeffers pensiun pada tahun 2013 dengan membukukan 40 gol di 235 pertandingan.

  1. Jimmy Carter

gun__1360932530_carter_jimmy
Jimmy Carter, yang pasti dia bukanlah Presiden Amerika Serikat ke-39. Ia adalah mantan gelandang Millwall yang bergabung dengan Arsenal pada tahun 1991 setelah sempat meniti karir yang singkat di Liverpool. Carter telah menunjukkan aksi yang gemilang saat membela Millwall di Divisi Pertama dan Kedua, namun sayangnya ia tidak bisa menunjukkan kala berseragam Liverpool dan Arsenal. Selama 4 tahun menghuni Highbury, ia hanya membuat 25 penampilan. Arsenal memenangkan 3 piala namun peran Carter di klub tidak begitu membantu, dan akhirnya ia pun melanjutkan karirnya di Oxford, Portsmouth dan Millwall sekali lagi.

  1. Kaba Diawara


Penampilan pesepakbola kelahiran Guinea ini cukup produktif di sepakbola internasional, ia berhasil mencetak 6 gol dalam 13 laga untuk timnas Guinea. Yang pasti catatan tersebut sedikit lebih mengesankan daripada saat dirinya membela Arsenal yang hanya tampil 12 laga namun tidak mencetak gol sama sekali. Diawara bergabung dengan Arsenal dari Bordeaux namun karirnya tidak mentereng di Inggris. Setelah gagal bersinar di Arsenal, ia pun dipinjamkan ke Blackburn dan West Ham. Setelah masa pinjamannya selesai, ia akhirnya hijrah ke Liga Qatar, Turki dan Siprus.

  1. David Hillier


Hillier adalah produk asli akademi muda Arsenal, dan dianggap sebagai anak muda berprestasi di tanah Inggris. Ia menjadi kapten tim Arsenal Youth dan sukses di final FA Youth Cup 1988 sebelum dirinya membuat debut di Liga Premier pada tahun 1990. Saat dirinya berusia 21 tahun, ia pun dimasukkan ke tim senior dan telah bermain lebih dari 100 laga bagi The Gunners. Selama 6 tahun berseragam Arsenal, penampilannya tidak menunjukkan peningkatan. Setelah meninggalkan Arsenal, Hillier bermain untuk Portsmouth, Bristol Rovers dan Barnet.

  1. Jeremy Aliadiere


Jeremy Aliadiere adalah produk asli akademi muda Arsenal yang bergabung dengan skuad senior Arsenal saat usianya baru menginjak 18 tahun. Penampilannya di Arsenal begitu diperhatikan Wenger sehingga ia mampu bermain dengan baik sebagai striker dan pemain sayap. Alidiere nyaris mampu memainkan sepakbola selama karirnya di Arsenal. Secara keseluruhan, Aliadiere telah menghabiskan waktu 8 tahun berseragam Arsenal dan membuat 51 penampilan untuk klub serta mencetak 9 gol. Aliadiere sekarang telah berusia 32 tahun dan saat ini bermain di Liga Qatar, Umm Salal.

  1. Jeff Blockley

gun__1244034697_blockley_jeff
Jeff Blockley telah menghabiskan waktu 3 tahun bersama Arsenal lalu kemudian ia hijrah ke Coventry City. Selama 3 tahun membela Arsenal, ia adalah pemain yang mengecewakan. Blockley pun kerap dijadikan tersangka utama karena penurunan permainan Arsenal selama era kepemimpinannya. Secara keseluruhan, ia telah bermain sebanyak 52 pertandingan.

  1. Eddie McGoldrick


McGoldrick telah menghabiskan waktu selama 5 tahun bermain di non-liga bersama Kettering Town dan Nuneaton Borough sebelum dirinya pindah ke Crystal Palace dan akhirnya berlabuh ke Arsenal. Saat dirinya pindah ke Highbury, ia adalah pemain yang mengecewakan. Dalam 3 tahun, ia telah bermain sebanyak 57 laga dan hanya mencetak 1 gol. Ia lalu pindah ke Manchester City pada tahun 1996, Stockport County dan Corby Town.

  1. Igors Stepanovs


Stepanovs adalah bek pembawa bencana bersama dengan rekan setimnya, Pascal Cygan. Bek ini bergabung dengan Arsenal dari Latvia Skonto FC senilai US$ 2 juta pada tahun 2000. Selama 4 tahun berseragam Arsenal, ia hanya bermain sebanyak 17 pertandingan. Karirnya di Arsenal langsung berakhir saat timnya kalah dengan skor telak 6-1 dari Manchester United. Setelah berpisah dengan Arsenal, ia pun melanjutkan karirnya ke Swiss, Latvia dan Rusia.

  1. Glenn Helder


Daftar pemain Belanda yang pernah membela Arsenal seperti Marc Overmars, Dennis Bergkamp dan Robin Van Persie adalah pemain terbaik rekrutan klub sepanjang masa. Tetapi Glenn Helder bukanlah salah satu dari mereka. Dia bergabung dengan The Gunners pada tahun 1995 dan menetap selama 2 musim, naasnya ia hanya bermain di 39 pertandingan dan hanya mencetak sekali. Setelah meninggalkan Arsenal, ia pun mencoba peruntungan di liga China, Hungaria dan Belanda, namun karirnya tidak pernah cemerlang.

  1. Mark Flatts

Flatts bergabung dengan The Gunners pada tahun 1990 saat berusia 18 tahun dan membela klubnya selama 6 tahun. Pada waktu itu, Flatts dipinjamkan ke Cambridge, Brighton, Bristol dan Grimsby. Ia tidak hanya gagal saat berada di Highbury, bahkan ia juga tidak mampu tampil mengesankan di tingkat yang lebih rendah. Setelah ia gagal bersama Torino, ia pun bermain di sepakbola non-liga Bishop Stortford. Karir profesionalnya secara efektif berakhir pada usia 24 tahun dan ia secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terburuk yang pernah berseragam Arsenal.